Akhirnya ada kesempatan juga buat gue online dengan santainya (heh, besok ulangan kimia tentang redoks en stoikiometri! Lupa ye?). Gue bener-bener kangen dengan semua tumpah ruah gue di blog. Yuph, this is my damn diary. I just can feel my soul in this website :)
Kegiatan gue belakangan ini parah banget. Tiap hari gue les en pulang sore. How hectic I am. Hari ini bener-bener jadi hari yang paling gak jelas kegiatannya apa. Dari ke gereja, terus gue cuma les kimia 1 jam (les apaan coba?) dan sekarang gue bener-bener nganggur (kalau internetan en ngupil gak masuk dalam itungan sibuk).
Dalam hari-hari di aksel, gue bener-bener udah kehilangan waktu gue. Semua gue korbanin buat belajar, membayar 3 taun yang kita compress jadi 2 taun. Yeah, there's a price for it. En tu gak semudah yang gue bayangin sebelum gue terjun ke dalam dunia yang dipenuhi oleh ulangan, rumus, dan jadwal yang super duper padat.
Sekarang gue lagi ngerjain satu proyek buat tugas akhir Bahasa Inggris gue, yaitu membuat novel dalam waktu seminggu. Isi ceritanya sih simple aja, tentang hidup gue yang aneh bin ajaib, di mana-mana orang-orang yang absurd turut berperan di dalamnya. Mulai dari ortu gue yang panikan, dede gue yang sangat bahagia buat jadi alarm orang bangun dengan kata "Prikitiw!!", 2 sahabat gue yang kayak bola, kehidupan gue di sekolah, cinta monyet gue (bukan pacaran sambil nyari kutu ya), dan masih banyak lagi.
Di sana, gue akan mengupas apa itu hidup sebenarnya. Di mana semua mata pelajaran yang udah kita pelajari sampai detik ini berkumpul jadi satu. Lingkungan kita yang kita pelajari di IPA, teman-teman kita yang kita pelajari di IPS, kenangan-kenangan yang jadi sejarah, tata krama kita yang diatur oleh PKn, dan lain-lain.
Di sana, kita bisa melihat sisi lain dari kehidupan yang sejujurnya sangat menyenangkan, meskipun banyak masalah dan ditangani oleh seorang anak perempuan yang biasa-biasa saja (tolong ya, gue itu cewek). Persahabatan, cinta, pelajaran, lingkungan, keluarga, dan musik. Merekalah yang sudah menjadi pelangi dalam hidup gue.
They think that I'm just an ordinary girl. I agree with that. If they say that my life is just too boring, then they suck. It's not ordinary, it's just too extraordinary. I have so many wonderful colors in it.
And I have you, my readers :)
Kegiatan gue belakangan ini parah banget. Tiap hari gue les en pulang sore. How hectic I am. Hari ini bener-bener jadi hari yang paling gak jelas kegiatannya apa. Dari ke gereja, terus gue cuma les kimia 1 jam (les apaan coba?) dan sekarang gue bener-bener nganggur (kalau internetan en ngupil gak masuk dalam itungan sibuk).
Dalam hari-hari di aksel, gue bener-bener udah kehilangan waktu gue. Semua gue korbanin buat belajar, membayar 3 taun yang kita compress jadi 2 taun. Yeah, there's a price for it. En tu gak semudah yang gue bayangin sebelum gue terjun ke dalam dunia yang dipenuhi oleh ulangan, rumus, dan jadwal yang super duper padat.
Sekarang gue lagi ngerjain satu proyek buat tugas akhir Bahasa Inggris gue, yaitu membuat novel dalam waktu seminggu. Isi ceritanya sih simple aja, tentang hidup gue yang aneh bin ajaib, di mana-mana orang-orang yang absurd turut berperan di dalamnya. Mulai dari ortu gue yang panikan, dede gue yang sangat bahagia buat jadi alarm orang bangun dengan kata "Prikitiw!!", 2 sahabat gue yang kayak bola, kehidupan gue di sekolah, cinta monyet gue (bukan pacaran sambil nyari kutu ya), dan masih banyak lagi.
Di sana, gue akan mengupas apa itu hidup sebenarnya. Di mana semua mata pelajaran yang udah kita pelajari sampai detik ini berkumpul jadi satu. Lingkungan kita yang kita pelajari di IPA, teman-teman kita yang kita pelajari di IPS, kenangan-kenangan yang jadi sejarah, tata krama kita yang diatur oleh PKn, dan lain-lain.
Di sana, kita bisa melihat sisi lain dari kehidupan yang sejujurnya sangat menyenangkan, meskipun banyak masalah dan ditangani oleh seorang anak perempuan yang biasa-biasa saja (tolong ya, gue itu cewek). Persahabatan, cinta, pelajaran, lingkungan, keluarga, dan musik. Merekalah yang sudah menjadi pelangi dalam hidup gue.
They think that I'm just an ordinary girl. I agree with that. If they say that my life is just too boring, then they suck. It's not ordinary, it's just too extraordinary. I have so many wonderful colors in it.
And I have you, my readers :)











